Ticker

6/recent/ticker-posts

TPA Jatiwaringin Terbakar 7 Hari: 45% Api Sudah Jinak, 300 Personel Gabungan Masih Berjuang

Media Informasi Online | WartaBarkas
Wartawan Berita Akurat Ringkasan Kasus

Info: Edy Sutrisno 

Tangerang, WartaBarkas - Asap tebal yang mengepul selama sepekan di Tempat Pemrosesan Akhir Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, mulai mereda. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana memastikan hingga hari ketujuh, upaya pemadaman telah menembus 45% dari total luas lahan 14 hektare yang terbakar.

Ini bukan sekadar angka. Di balik persentase itu ada keringat, ada kerja tim, dan ada tekad untuk menyelamatkan udara warga Tangerang Raya.

Progres Signifikan di Hari Ketujuh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan kabar baik tersebut pada Selasa, 7 Juli 2026.

"Progres pemadaman mengalami kemajuan yang signifikan. Saat ini 45 persen dari total lahan terdampak seluas 14 hektare sudah berhasil dipadamkan," ujar Abdul.

Pencapaian ini diraih melalui kerja tanpa henti sejak kobaran api pertama kali muncul di gunungan sampah TPA Jatiwaringin.

Kerja Gabungan: Darat, Udara, dan Teknologi Pemerintah daerah bersama kementerian dan lembaga terkait mengerahkan seluruh kekuatan. Strateginya dua jalur: satgas darat menyisir titik bara, satgas udara memutus penyebaran dari atas.

Sebanyak 300 personel gabungan diterjunkan. Mereka berasal dari BPBD se-Tangerang Raya, BNPB, TNI, Polri, Satgas Manggala Agni Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, hingga para relawan kebencanaan.

Di lapangan, 19 unit mobil pemadam kebakaran, 4 mobil tangki air, 8 ekskavator, dan 8 buldozer bekerja bergantian meratakan dan mendinginkan sumber api.

Untuk area sulit dijangkau, 3 helikopter water bombing dikerahkan menyiram dari udara. Sementara 2 unit drone diterbangkan untuk memetakan pergerakan api secara real time.

"Kombinasi kekuatan manusia, alat berat, dan teknologi ini yang mempercepat proses lokalisasi," jelas Abdul.

Catatan Redaksi WartaBarkas: Sampah Adalah Cermin Kita Kebakaran TPA bukan hanya musibah. Ini pengingat. Gunung sampah setinggi ini adalah cermin pola konsumsi kita semua.

Wibawa sebuah negara terlihat saat bencana datang. Dermawan terlihat saat semua unsur rela bahu-membahu, tanpa membedakan seragam. 

Apresiasi untuk 300 personel yang masih berjaga di tengah panas dan asap. Untuk warga sekitar, tetap jaga kesehatan, kurangi aktivitas luar, dan gunakan masker.

Pemerintah daerah juga diimbau mempercepat langkah jangka panjang: pengelolaan sampah berbasis 3R, pengurangan timbunan, dan sistem pemadaman dini di TPA.

Karena memadamkan api lebih mudah daripada memadamkan dampaknya di paru-paru anak-anak kita.

Catatan Redaksi WartaBarkas Samsul Arifin
Peliput Lapangan: Sutrisno | Jurnalis/Wartawan

PT. MEDIA WARTA BARKAS
MEDIA INFORMASI ONLINE | WARTA BARKAS
Sekretariat: Kota Surabaya, Jawa Timur
Email Redaksi: wartabarkas@gmail.com, @wartabarkas.online