Ticker

6/recent/ticker-posts

Tiga Periode Mengabdi, H. Budi Leksono S.H. Tetap Menjadi Telinga dan Suara Warga Surabaya

Media Informasi Online | WartaBarkas  
Wartawan Berita Akurat Ringkasan Kasus

Info: Sutrisno 

Surabaya, WartaBarkas - Amanah itu berat. Tapi bagi sebagian orang, amanah justru menjadi jalan pengabdian. Itulah yang terus dijalani H. Budi Leksono, S.H. Anggota DPRD Kota Surabaya dari PDI Perjuangan ini kembali dipercaya warga Dapil Surabaya 1 untuk duduk di parlemen untuk ketiga kalinya. 

Wilayah yang diwakilinya meliputi Bubutan, Genteng, Gubeng, Krembangan, Simokerto, dan Tegalsari. Hasil Pemilu 2024 kembali menjadi bukti bahwa kerja nyata masih punya tempat di hati rakyat.

Konsistensi Hadir, Bukan Sekadar Muncul Saat Kampanye Selama tiga periode, nama Budi Leksono sudah tidak asing di gang-gang, balai RW, hingga posyandu. 

Baginya, menjadi wakil rakyat bukan hanya soal rapat di gedung dewan. Tugas utama adalah hadir. Mendengar. Mencatat. Dan memperjuangkan.

"Jabatan ini titipan. Kalau tidak dipakai untuk mempermudah urusan orang banyak, lalu untuk apa?" begitu prinsip yang ia pegang.

Komunikasi langsung dengan warga menjadi cara kerjanya. Dari keluhan jalan berlubang, antrean BPJS, biaya sekolah, sampai sulitnya akses kerja dan permodalan UMKM — semua ditampung, lalu dikawal lewat mekanisme dewan dan koordinasi dengan Pemkot Surabaya.

Isu Kerakyatan yang Terus Dikawal Dalam setiap reses, aspirasi warga selalu sama: ingin hidup yang lebih layak.

Beberapa hal yang konsisten ia perjuangkan:

Infrastruktur lingkungan, perbaikan jalan, drainase, dan penerangan agar warga merasa aman dan nyaman. Kesehatan, memastikan layanan BPJS dan puskesmas bisa diakses tanpa berbelit.

Pendidikan, menekan beban biaya agar anak-anak tidak putus sekolah karena persoalan ekonomi. Ekonomi, membuka ruang bagi UMKM dan lapangan kerja agar warga bisa mandiri. Pelayanan publik, mempermudah urusan administrasi agar birokrasi tidak menjadi penghalang.

Bagi Budi, semua itu bukan program. Itu kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi negara.

Jembatan, Bukan Tembok Menurutnya, fungsi DPRD ada tiga: legislasi, anggaran, dan pengawasan. Tapi ada fungsi keempat yang tidak tertulis, menjadi jembatan.

Menjembatani suara warga kepada pemerintah. Menjembatani kebijakan kepada masyarakat. Karena kebijakan yang baik adalah kebijakan yang lahir dari mendengar, bukan dari asumsi.

Karena itu ia terus membuka ruang dialog. Karena aspirasi yang tidak didengar, lama-lama akan menjadi kecewa.

Catatan WartaBarkas: Dermawan dalam Politik adalah Melayani Tiga kali dipercaya bukan karena popularitas. Tapi karena konsistensi. 

Dermawan dalam politik adalah ketika seseorang rela waktunya habis untuk urusan orang lain. Wibawa dalam politik adalah ketika janji tidak hanya diucapkan, tapi ditunaikan semampu mungkin.

Kepercayaan warga Surabaya 1 menjadi bahan bakar bagi H. Budi Leksono untuk terus bekerja. Komitmennya sederhana, Tetap hadir. Tetap mendengar. Tetap memperjuangkan Surabaya yang maju, nyaman, dan sejahtera untuk semua.

Karena kota yang hebat bukan dibangun oleh satu orang. Tapi oleh wakil rakyat yang mau berjalan bersama rakyatnya.

Catatan Redaksi WartaBarkas Samsul Arifin
Peliput Lapangan: Edy Sutrisno | Jurnalis/Wartawan

PT. MEDIA WARTA BARKAS
MEDIA INFORMASI ONLINE | WARTA BARKAS
Sekretariat: Kota Surabaya, Jawa Timur
Email Redaksi: wartabarkas@gmail.com, @wartabarkas.online