Media Informasi Online | WartaBarkas
Wartawan Berita Akurat Ringkasan Kasus

Info: Edy Sutrisno 

Bogor, WartaBarkas - Menandai Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan laporan kinerja penegakan hukum semester I 2026 di hadapan Presiden Prabowo Subianto. 

Upacara yang digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu 1 Juli 2026, menjadi panggung refleksi sekaligus bukti kerja institusi penegak hukum dalam melindungi masyarakat.

Perang Melawan Narkoba, Menyelamatkan Generasi, Sektor narkotika menjadi prioritas utama. Dalam enam bulan, Polri mengungkap 24.837 perkara dan menetapkan 32.792 tersangka. 

Jumlah barang bukti yang disita menunjukkan skala ancaman yang dihadapi: 3,1 ton sabu, 4,1 ton ganja, 763 ribu butir ekstasi, dan 59,2 juta butir obat-obatan terlarang. Total nilai sitaan mencapai Rp10,4 triliun.

Namun angka terbesar bukanlah nominal. “Ini berarti 89 juta jiwa berhasil kami selamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” tegas Kapolri.

Langkah pencegahan juga dilakukan lewat transformasi sosial. Sebanyak 148 “kampung narkoba” berhasil dibina menjadi kampung yang bebas dari peredaran barang haram.

Membabat Judi Online, Memutus Rantai Digital, Judi daring tetap menjadi perhatian serius. Polri membongkar 718 perkara dengan 1.164 tersangka. Nilai barang bukti yang diamankan mencapai Rp1,75 triliun.

Satu pengungkapan mencuri perhatian publik, jaringan internasional yang dioperasikan 322 WNA dari sebuah gedung di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta. Mereka mengendalikan 145 domain untuk menjerat korban di dalam negeri.

Penindakan hukum diimbangi dengan langkah preventif. Polri bersama Kementerian Komunikasi dan Digital memblokir 278.000 situs dan konten perjudian daring.

“Ruang digital harus aman. Kami tidak akan memberi tempat bagi bisnis yang menghancurkan keluarga dan ekonomi rakyat,” ujar Sigit.

Menutup Celah Penyelundupan: Menjaga Kedaulatan Ekonomi, Satgas Gakkum Tindak Pidana Penyelundupan mencatatkan 47 perkara dengan 24 tersangka hingga pertengahan tahun.

Dua kasus menonjol menjadi perhatian: dugaan manipulasi nilai ekspor komoditas fatty matter melalui 87 kontainer, serta penyelundupan 28 ton timah ke Malaysia.

Bagi Kapolri, setiap kontainer ilegal yang dihentikan adalah upaya menjaga potensi devisa negara agar tidak bocor keluar.

Makna HUT ke-80: Wibawa diiringi Dermawan Angka dan operasi memang penting. Tapi inti dari peringatan 80 tahun Bhayangkara adalah mengingatkan jati diri Polri: hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Wibawa terlihat dari ketegasan menindak kejahatan lintas batas. Dermawan terlihat dari upaya menyelamatkan jutaan nyawa, memulihkan kampung, dan menjaga ekonomi rakyat kecil dari kebocoran sistemik.

Di usia yang matang, Polri diuji bukan hanya untuk menangkap, tetapi untuk memastikan rakyat bisa hidup tenang, sehat, dan produktif.

Catatan Redaksi WartaBarkas Samsul Arifin
Peliput Lapangan: Edy Sutrisno | Jurnalis/Wartawan

PT. MEDIA WARTA BARKAS
MEDIA INFORMASI ONLINE | WARTA BARKAS
Sekretariat: Kota Surabaya, Jawa Timur
Email Redaksi: wartabarkas@gmail.com, @wartabarkas.online