Foto: WartaBarkas | Info: Sutrisno
WartaBarkas - Surabaya, Polsek Bubutan Turun Tangan, Kapolsek Perintahkan Selidiki Dugaan Pencurian Aset Telkom Terorganisir, Menindaklanjuti laporan masyarakat yang viral, Kapolsek Bubutan Kompol Sandi Putra, perintahkan Unit Reskrim gerak cepat selidiki dugaan pencurian aset Telkom yang diduga terorganisir dan libatkan banyak pihak.
Kronologi Tindakan – Jumat, 16/4/2026,
Pukul 13.00 WIB, Tim Reskrim Polsek Bubutan dipimpin, Aiptu Muhammad Noer, SH, langsung turun ke lokasi. Agenda: kroscek TKP & gali keterangan dari pihak terkait. Langkah ini bentuk respons cepat & transparansi Polsek Bubutan atas laporan warga yang ramai di medsos.
Pernyataan Sikap Polsek Bubutan.
1. Pendalaman jalan terus, Unit Reskrim masih kumpulin bukti & fakta sebenarnya.
2. Tindak tegas, Kapolsek tegaskan akan proses hukum semua pihak yang terlibat pencurian diduga kabel aset Telkom, tanpa pandang bulu.
3. Imbauan ke warga, Tetap tenang, percayakan proses ke polisi. Tapi tetap aktif kasih info akurat kalau punya bukti tambahan.
Dugaan pencurian aset Telkom ini, ditengarai terorganisir, karena diduga libatkan banyak pihak & paham teknis. Modusnya mirip kasus Tulungagung: nyamar petugas, target kabel tembaga tanam.
Catatan WartaBarkas
1. Viral = Cepat ditangani, Ini efek positif medsos. Laporan rame, polisi gerak.
2. Terorganisir = Bahaya, Kalau beneran sindikat, berarti ada otak, eksekutor, penadah. Harus dibongkar sampai akar.
3. Warga kunci, Bukti foto/video warga di lapangan bisa percepat ungkap kasus.
Media WartaBarkas – Sutrisno Kabel Telkom itu urat nadi internet. Kalau dipotong maling, satu kampung mati sinyal. Polisi udah turun, tinggal kita kawal bareng. Yang salah dijerat, yang bener dilindungi.
Status Kasus Saat Ini, PENYELIDIKAN, Artinya polisi masih kumpulin bukti permulaan. Belum ada tersangka, belum ada penahanan. Semua pihak masih “terduga”. Kita kawal, jangan hakimi dulu.