Ticker

6/recent/ticker-posts

Ngaku Kompol Polda Jatim, Tukang Ojek Di Sidoarjo Ditangkap Tipu Ibu Dua Anak Modus Janji Nikahi

Foto: WartaBarkas | Info: Edy Sutrisno 

WartaBarkas - Sidoarjo, Ngaku Kompol Polda Jatim, Tukang Ojek Di Sidoarjo Ditangkap Tipu Ibu Dua Anak Modus Janji Nikahi, Seorang pria berinisial, AM (46), sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek, ditangkap polisi setelah diduga menipu korban dengan mengaku anggota Polri berpangkat Komisaris Polisi alias Kompol di Polda Jatim.

Korban, DW (38), ibu dua anak pemilik salon kecantikan asal Tandes, Surabaya. Kronologi Versi Laporan
1. November 2025, AM & DW kenal via media sosial. AM ngaku Kompol Polda Jatim, status duda. Tunjukkan kartu identitas palsu biar korban percaya.
2. Modus, AM merayu DW yang lagi ada masalah rumah tangga. Janji bakal nikahi dan jadikan DW “Ibu Bhayangkari”.
3. Terjerumus, Korban percaya, sampai akhirnya hamil.
4. Ditinggal, Saat DW desak dinikahi, AM menghindar dan menghilang.
5. Lapor, Merasa tertipu & dirugikan, DW lapor ke Polda Jatim.

Hasil Penyelidikan Polisi, Setelah dicek ke data SDM Polri, tidak ada anggota bernama AM berpangkat Kompol* seperti yang diklaim pelaku. Polisi buru AM. Kurang dari 24 jam, AM ditangkap dan dibawa ke kantor polisi untuk proses hukum.

*Status Hukum:*
AM diduga langgar *Pasal 378 KUHP tentang Penipuan* dan/atau *Pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan Surat* karena pakai kartu identitas palsu. Ancaman hukuman 4-6 tahun penjara. Proses masih penyidikan.

Pelajaran Penting Buat Warga
1. Cek NRP & KTA, Anggota Polri asli punya Nomor Registrasi Pokok & Kartu Tanda Anggota yang bisa diverifikasi ke kantor polisi terdekat.
2. Jangan mudah percaya sosmed, Foto seragam, pangkat, janji manis = gampang dipalsukan.
3. Cinta nggak minta bukti palsu, Kalau beneran aparat, dia nggak takut diajak ke kesatuan atau kenalin ke atasan.
4. Lapor cepat, Kayak DW, langsung lapor. Bukti chat & ID palsu bikin polisi gampang ciduk.

Catatan WartaBarkas, Profesi itu amanah. Dipake nipu = menghina seragam. Kasihan anggota Polri beneran yang kerja jujur, kena getah ulah oknum gadungan. Kasihan juga korban yang hancur hidupnya karena percaya janji palsu.

Media WartaBarkas Edy Sutrisno, Seragam bisa dibeli di pasar, tapi integritas nggak dijual bebas. Mau nikah sama polisi? Ke kantornya, kenalan sama komandan, jangan cuma kenalan sama fotonya. Imbauan Polda Jatim, Masyarakat yang jadi korban modus serupa diminta segera melapor. Sertakan bukti chat, transfer, dan identitas palsu pelaku.