Ticker

6/recent/ticker-posts

Jumlah Korban Tewas Dalam Demo Besar-Besaran di Iran Telah Mencapai 2.571 Orang

Foto: WartaBarkas | Info: Edy Sutrisno 

WartaBarkas - Jumlah korban tewas dalam demo besar-besaran di Iran telah mencapai 2.571 orang, menurut laporan Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA). Korban tewas ini termasuk 2.403 demonstran dan 147 individu berafiliasi pemerintah, serta 12 anak. Lebih dari 18.100 orang telah ditahan selama protes yang dimulai sejak akhir Desember 2025.

Pemicu awal protes adalah krisis ekonomi, inflasi tinggi, dan depresiasi mata uang rial. Namun, protes ini kemudian berkembang menjadi tuntutan perubahan rezim terhadap Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Presiden AS Donald Trump telah menyatakan bahwa pemerintahannya memantau situasi secara ketat dan mempertimbangkan opsi untuk membantu warga Iran. Namun, Iran telah memperingatkan AS agar tidak ikut campur dalam persoalan domestik mereka.

Jumlah korban tewas dalam protes di Iran telah mencapai setidaknya 2.571 orang, menurut laporan Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (Human Rights Activists News Agency/HRA) pada Rabu, 14 Januari 2026. Angka ini jauh melampaui jumlah korban tewas dari protes atau kerusuhan lainnya di Iran dalam beberapa dekade terakhir.

Rincian Korban Tewas, 2.403 orang adalah demonstran, 147 orang berafiliasi dengan pemerintah, 12 anak tewas, 9 warga sipil yang tidak ikut serta dalam protes.

Lebih dari 18.100 orang telah ditahan selama protes, dan banyak yang mengalami luka-luka akibat tembakan peluru karet dan peluru plastik. Presiden AS Donald Trump telah mengkritik pemerintah Iran atas penanganan protes dan menyatakan bahwa pemerintahannya sedang menunggu laporan akurat tentang jumlah korban tewas sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.